Waspadalah!!! Konsumsi Ikan Asin Diyakini Menjadi Faktor Penyebab Kanker Nasofaring

Waspadalah!!! Konsumsi Ikan Asin Diyakini Menjadi Faktor Penyebab Kanker Nasofaring

Apa yang menjadi faktor penyebab kanker nasofaring? Kanker nasofaring adalah jenis kanker ganas yang paling sering didapati pada bagian Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT). Di Asia sendiri, kanker ini menempati urutan ke 4 terbanyak pada laki-laki. Sedangkan di Indonesia 6 dari 100.000 penduduk menderita kanker ganas ini.

Dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan Cita Herawati suatu kali pernah mengungkapkan bahwa kanker nasofaring disebabkan oleh beberapa hal.

Penyebab kanker nasofaring diantaranya Epstein-Barr Virus, peningkatan antibodi, genom virus pada sel tumor, bahan kimia termasuk asap, serta konsumsi makanan yang menghasilkan kandungan nitrosamine atau precursor nitro yang akan menjadi pemicu untuk terjadinya proses KNF atau karsinoma nasofaring.

Menentukan diagnosa kanker nasofaring tidaklah mudah, gejalanya bervariasi, dari mimisan (epistaksis), telinga berdengung (tinnitus), pandangan ganda (diplopia), sulit menelan hingga turunnya berat badan secara drastis.

Selain itu konsumsi ikan asin diyakini juga memiliki faktor penting dalam terjadinya kanker nasofaring. N-nitrosamine yang terdapat pada ikan asin memiliki hubungan erat antara ikan asin dengan kejadian kanker nasofaring.

Cara Mendapatkan Income Dari Bisnis Online Di Internet Marketing SB1M
Produk-produk olahan ikan, termasuk ikan asin (salted fish) adalah sumber penting protein bagi manusia. Cara memproses ikan dengan pengeringan dan pengasinan hinga saat ini masih dianggap metode yang murah dan efektif untuk menyediakan kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap protein dari ikan laut.

Penelitian Ren dan kawan-kawannya di Guangdong China, memberikan hasil yang cukup mengejutkan. Ren menyatakan bahwa risiko terjadinya kanker nasofaring meningkat saat konsumsi ikan asin minimal satu kali sebulan saja.

Penelitian ini dikuatkan oleh penelitian Guo dan rekan di China Selatan, dimana Guo menemukan bahwa konsumsi ikan asin tiga kali sebulan meningkatkan risiko kanker nasofaring yang signifikan.

Meskipun penelitian mengenai penyebab kanker nasofaring di atas masih diperdebatkan, tetap lebih baik mencegah dari pada mengobati. Kanker nasofaring cukup sulit pengobatannya. Sehingga mari kita beralih ke makanan yang lebih sehat.

BACA JUGA:




Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ankara escort bayan escort ankara ankara escort ankara escort