Tips: Inilah 11 Cara Praktis Mengusir Lemak Jenuh Dalam Makanan Agar Tubuh Anda Tetap Sehat

Tips: Inilah 11 Cara Praktis Mengusir Lemak Jenuh Dalam Makanan Agar Tubuh Anda Tetap Sehat

Apa itu lemak jenuh? Lemak jenuh adalah lemak jahat dan semua lemak trans, yang umumnya banyak ditemukan dalam produk olahan. Lemak jenuh akan dalam keadaan tetap padat pada suhu kamar. beberapa contoh lemak jenuh adalah lemak dari daging domba, daging babi atau sapi, susu, kulit ayam, mentega dan es krim. Lemak trans adalah di sisi lain dari hasil masakan, seperti donat, kue, gorengan, permen dan keripik atau margarin. Lalu bagaimana cara mengusir lemak jenuh dalam makanan?

Lemak jenuh dan lemak trans telah dianggap sebagai lemak jahat, karena banyak efek negatifnya daripada yang positif. Mengkonsumsi jenis-jenis lemak ini dapat menyebabkan peningkatan kadar low-density lipoprotein (LDL) secara signifikan dalam tubuh. LDL diklasifikasikan sebagai kolesterol jahat, karena kemampuannya untuk mengakumulasi plak pada dinding pembuluh arteri kita, dan resikonya dapat menyebabkan aterosklerosis(pengerasan arteri), yaitu penyebab umum dari kondisi penyakit jantung, stroke dan penyakit fatal lainnya.

Seberapa “aman” makanan kita dari kandungan lemak jenuh dimulai dari penyiapannya di dapur. Berbagai macam teknik dapat Anda terapkan supaya makanan yang Anda sajikan tetap rendah lemak dan kolesterol.




Berikut ini adalah beberapa cara praktis mengusir lemak jenuh dalam makanan ini yang bisa Anda lakukan:

1. Sumber protein hewani selalu sudah mengandung lemak karenanya dalam pengolahan makanan janganlah ditambahkan lagi lemak jenuh, sebagai contoh menggoreng. Pilihlah proses memasak lainnya yang tak kalah lezat seperti membuat pepes, merebus, memanggang, atau menumis yang hanya menggunakan sedikit minyak.

2. Saat menumis gunakan wajan antilengket lalu beri cooking oil spray yang bisa dibeli di pasar swalayan besar atau beri sedikit minyak goreng. Saat memasukkan daging atau sayuran, bila dianggap kering, tambahkan sedikit air/kaldu untuk membantu penguapan.

3. Saat memanggang agar tak perlu diberi olesan margarin, lapisi makanan dengan daun pisang. Proses memanggang akan melumerkan dan membuang lemak pada bahan makanan.

4. Bila memasak daging sapi atau ayam buanglah setiap lemak yang tampak. Untuk ayam negeri atau ayam yang gemuk, buanglah juga kulitnya karena di situ menempel lemak. Bagian dada ayam kadar lemaknya lebih rendah daripada bagian lain.

5. Untuk lebih mengurangi lemak, masukkan makanan berkaldu ke dalam lemari es selama 1 – 2 jam. Bila ada lemak beku yang mengapung di permukaan, angkat.

6. Bila membutuhkan susu gunakanlah susu rendah lemak/tanpa lemak.

7. Sesekali mengasup sosis, luncheon meat, salami, dan pastry yang mengandung lemak jenuh boleh saja tapi dalam porsi kecil.

8. Ketika membuat salad, sebagai dressing gunakan mayones atau yoghurt rendah/tanpa lemak atau cukup diberi cuka atau jeruk lemon. Bila masakan menggunakan 1 kuning telur, gantilah dengan 2 putih telur. Hal ini akan mengurangi asupan kolesterol karena 1 buah kuning telur mengandung 275 mg kolesterol.

9. Lebih baik membuat sup bening daripada sup krim yang biasanya menggunakan susu.

10. Santan dikategorikan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar trigliserida. Karenanya, untuk masakan bersantan gunakan santan encer atau coba ganti dengan susu kedelai. Misalnya, memasak lodeh dengan susu kedelai.

11. Saat membuat saus puding bisa menggunakan custardpowder yang bisa dibeli di pasar swalayan. Untuk mengoles roti, oleskan margarin tipis-tipis saja dan gunakan margarin tak jenuh. Bila memungkinkan, tak usah menggunakan

Itulah 11 tips praktis mengusir lemak jenuh dari makanan agar tubuh Anda tetap sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit fatal.

BACA JUGA:

Daftar Free Member Video Tutorial Internet Marketing Dan Bisnis Online SB1M

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort