Percaya Atau Tidak Inilah 2 Misteri Terbesar Sejarah Indonesia Yang Belum Terpecahkan Sampai Sekarang

Percaya Atau Tidak Inilah 2 Misteri Terbesar Sejarah Indonesia Yang Belum Terpecahkan Sampai Sekarang

Seorang filsuf kenamaan bernama Karl Popper mengatakan kalau Indonesia adalah bangsa dan negara yang besar yang memiliki misteri sejarah yang besar. Dan misteri terbesar sejarah Indonesia seringkali banyak yang sulit terpecahkan.

Sebagimana sesuatu yang sulit, dan seperti mustahil terpecahkan, maka ia menjadi sebuah misteri. Apalagi, Indonesia sebagai sebuah bangsa yang masyarakatnya akrab dengan hal-hal yang irrasional, yang mengarah pada klenik, maka sesuatu yang menjadi misteri terbesar sejarah Indonesia tetap sangat menarik.

Dan Indonesia hakikatnya memiliki begitu banyak misteri. Di antara misteri-misteri itu, sepanjang sejarahnya, terjadi begitu banyak perbincangan, tetapi seperti sangat sulit dipecahkan.

Ada dua misteri terbesar sejarah Indonesia yang sulit diungkapkan, dimana yang satu terjadi ribuan atau ratusan ribu tahun lalu, dan yang kedua, masih berupa harapan akan masa depan.

1. Misteri Terbesar Sejarah Indonesia: Indonesia Adalah Atlantis yang Hilang

Indonesia adalah salah satu kawasan yang diduga merupakan kawasan yang ada dan tumbuh sebuah benua dengan peradaban yang sangat tinggi, yang disebut benua Atlantis.

Peradaban Atlantis ini merupakan Mitos yang kali pertama dicetuskan Filsuf Yunani Kuno bernama Plato (427 – 347 SM) dalam bukunya Critias dan Timaeus.

Plato yang mengatakan bahwa sudah ribuan tahun lalu, sudah tercipta peradaban yang tinggi yang mungkin melebihi peradaban massa sekarang.

Dalam kedua buku tersebut menceritakan tentang sebuah daratan raksasa dengan peradaban yang menakjubkan pada masa lampau. Atlantis bukanlah khayalan Plato, hal itu diceritakan turun-temurun dan diamini oleh banyak tokoh di masanya.

Atlantis menghasilkan emas dan perak yang banyak, hingga istananya yang megah dikelilingi tembok dari emas dan perak. Daerahnya kaya sumber daya alam dan perkembangan peradabannya pesat, memiliki pelabuhan dan armada kapal lengkap, juga benda yang mampu membuat orang terbang.

Kekuasaannya mencakup wilayah yang luas hingga Eropa dan Afrika. Setelah hanyut dilanda gempa dahsyat, wilayah itu menghilang dan terlupakan.

Hilangnya Peradaban Atlantis ribuan tahun, membuat banyak orang meneliti dan mencari keberadaan nya. Hingga banyak sekali versi dan cerita terungkapnnya Kota Atlantis, tetapi hingga kini hal itu belum ada yang terbukti nyata.

Menurut penelitian mutakhir Arsyso Santos selama 30 tahun, dalam bukunya Atlantis, The Lost Continent Finally Foun, The Definitive Localization Of Plato’s Lost Civilization (2005) menegaskan bahwa Atlantis berada di wilayah yang sekarang disebut Indonesia.

Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah,cuaca,kekayaan alam,gunung berapi dan cara bertani di Indonesia. Menurutnya sistem terasisasi (berundak) sawah di Indonesia diadopsi dari Candi Borobudur, Piramida Mesir dan Kuil Aztec di Meksiko.

Wilayah Indonesia pada ribuan tahun silam merupakan suatu benua yang menyatu,tidak terpecah-pecah ribuan pulau seperti sekarang.

Hal ini serupa dengan Atlantis yang merupakan sebuah benua dengan puluhan gunung berapi aktif dan dikeliling oleh 2 samudra yang menyatu (Orientale), yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Wilayahnya terbentang dari selatan India, Sri Langka, Sumatra, jawa, Kalimantan hingga ke arah timur dengan wilayah yang disebut Indonesia sekarang ini sebagai pusatnya.

Terjadi letusan secara hampir bersamaan berbagai gunung berapi masa itu di wilayah Atlantis seperti, letusan Gunung Meru di India Selatan, Gunung Sumeru di Jawa Timur, Gunung Toba di Sumatera hingga terbentuk Danau Toba dan Letusan Gunung Krakatau yang membelah Sumatera dengan Jawa, letusan Gunung Tambora, dan lain-lain.

Indonesia dianggap sebagai Atlantis yang hilang, hal yang seharusnya membuat kita bersyukur. Pada masa Atlantis merupakan pusat peradaban dunia, negeri makmur dengan sumber daya melimpah.

Pun membuat kita belajar sebagai daerah rawan bencana, dari sejarah dan dengan teknologi mutakhir berusaha membangun Indonesia baru.

Cara Dapat Tips Internet Gratis Dan Daftar Free Member SB1M
2. Misteri Terbesar Sejarah Indonesia: Misteri Akan Datangnya Ratu Adil

Menurut beberapa sumber yang diyakini mayarakat, menyebutkan akan adanya “Roda Cokro Manggilingan” (Penggulangan Sejarah) dan datangnya sosok pemimpin yang akan membawa Indonesia ke masa keemasannya.

Bahwasanya, pemimpin yang mengantarkan Indonesia menjadi sebuah bangsa dan negara yang makmur jaya itu dimulai dari namanya yang berakhir NOTONEGORO, dan orang pun percaya, No sudah termaktub dalam nama Soekarno, To, sudah ada pada Soeharto, sedangkan Negero yang belum.

Di antaranya adalah bait syair Jayabaya, Serat Musarar Jayabaya, Ramalan Sabdo Palon Noyo Genggong, Serat Kalatidha R.Ng. Ronggowarsito, Serat Darmogandhul, Wangsit Siliwangi, dan hadist Nabi Muhammad SAW semuanya lengkap dalam konteks yang tersirat di dalamnya (lengkapnya di sini).

Dalam bab akhir Jangka Jayabaya, menyebutkan pasca goro-goro besar melanda planet bumi Indonesia, bencana alam super dahsyat yang diikuti dengan bencana kemanusiaan, baru setelah itu muncul sang pemimpin sejati, yang disebut sang Ratu Adil sejati atau yang lebih popular disebut “satrio piningit” ataupun “satrio pinandito sinisihan wahyu”.

Sang pemimpin yang adil bijaksana ini akan didampingi titisan atau reinkarnasi terbaru Sabdo Palon, mereka berdua bersama memimpin kejayaan Nusantara dan bumi selatan yang berpenduduk bangsa kulit berwarna.

Sedangkan bangsa kulit putih dan bangsa berkulit kuning bukan menjadi urusan beliau. Demikian garis besar ucapan Sabdo Palon tatkala muncul pertama kali setelah menghilang selama limaratus tahun sejak runtuhnya Majapahit.

Kapan dan di mana keberadaan Sabdo Palon (yang tengah menghilang kembali) dan calon Ratu Adil “Satrio Piningit” memang belum ditemukan selama mereka belum muncul karena sebab besar atau goro-goro besar belum terjadi.

Inilah bait yang menggambarkan kemunculan Ratu Adil “satrio piningit” yang dilontarkan oleh Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo dari Kediri pada abad keduabelas masehi (1100-an) :

“Selet-selete yen mbesuk ngancik tutuping tahun sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu, bakal ana dewa ngejawantah, apengawak manungsa.”

Kelak menjelang tutup tahun sinungkalan dewa wolu, ngasta manggalaning ratu (1988 Saka atau 2066 Masehi). Akan muncul dewa turun ke bumi yang berwujud seorang manusia (Ratu Adil yang secara populer disebut “Satrio Piningit”).

Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu, sosok dalam ramalan Ronggowarsito sebagai penyempurnaan daripada Ramalan Joyoboyo adalah manusia terpilih pengemban pulung gaib wahyu keprabon, dan kelak akan marak sebagai Ratu Adil yang diemong oleh Sabdo Palon.

Dan apakah pemimpin yang tergambar dalam sosok Ratu Adil itu benar-benar akan ada? Tidak ada yang tahu.

Itulah misteri terbesar sejarah Indonesia yang membuat Indonesia saat ini sebenarnya sedang terkurung dalam dua masalah besar yang belum terpecahkan, alias masih menggumpal dalam misteri besar yang seperti mustahil terpecahkan, yaitu kejayaan masa lampau, apakah memang benar ada dalam sosok peradaban Atlantik atau masa depan yang terwujud dalam tangan sang pemimpin impian, Sang Ratu

BACA JUGA:





sumber: netralnews.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort