Inilah 5 Alasan Penting Mengapa Tiongkok Blokir Aplikasi WhatsApp

Inilah 5 Alasan Penting Mengapa Tiongkok Blokir Aplikasi WhatsApp

Sangat mengejutkan bahwa Tiongkok blokir aplikasi WhatsApp sehingga para pengguna di negeri Tirai Bambu ini tidak bisa lagi mengirim atau menerima gambar, rekaman atau pesan video.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RRT Tiongkok mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan tidak memahami situasinya, Departemen tersebut belum menerima keluhan, media dapat menghubungi penyelidikan manajemen jaringan atau telekomunikasi.

Namun kenyataannya, Aplikasi WhatsApp sudah tak bisa diakses oleh sekitar 30 persen dari polulasi negeri tirai bambu tersebut.

Jadi, apa alasan utama pemerintah Tiongkok memblokir WhatsApp? Berikut alasan penting mengapa Tiongkok blokir aplikasi WhatsApp seperti yang dilansir dari media er wei xin net:

1. Pemerintah Tiongkok membatasi akses internet yang berasal dari Amerika Serikat

Pemerintah Tiongkok memperketat kendali terhadap akses internet warganya. Sasaran pengetatan akses kali adalah WhatsApp, yang merupakan salah satu produk utama dari negeri Amerika Serikat. Melihat banyaknya pengaruh buruk dan info yang menjelekkan Partai Komunis Tiongkok. Perlu diketahui semenjak kepemimpinan Donald Trump, pemerintah Tiongkok menjaga jarak dengan Amerika terutama di bidang komunikasi.

2. Membantu aplikasi dalam negera Tiongkok yaitu Wechat

Alasan lain mengapa Tiongkok blokir aplikasi Whatsapp adalah untuk membantu aplikasi WeChat. Pemblokiran penuh terhadap WhatsApp sendiri memang bakal menguntungkan bisnis lokal Tiongkok. Negeri Tirai Bambu itu memiliki WeChat yang merupakan aplikasi pesan instan.

WeChat pun sekarang telah menjadi aplikasi pengiriman pesan yang sangat populer di Tiongkok. Bahkan, popularitasnya melebihi WhatsApp. Negera Tiongkok merupakan salah satu negara yang bangga akan produk dalam negeri. Sehingga, secara logika Wechat bisa lebih banyak dipakai jika WhatsApp diblokir

3. Alasan Keamanan

Banyak anak anak muda Tiongkok yang bisa mengakses pornografi dan obat terlarang lewat whatsApp, bahkan ada yang menjadi bandar judi di aplikasi tersebut.

Karena hal tersebut dalam Kongres Partai Komunis Tiongkok ke 19, pemerintah ingin terus menutup situs-situs yang ‘mengganggu’ sebelum acara itu untuk menghalau informasi buruk dan kontroversial di dunia maya.

Tentu saja pemblokiran sepenuhnya dari WhatsApp juga akan menguntungkan aplikasi pesan lokal WeChat, yang lebih populer di Tiongkok. Bisnis-bisnis lokal memang mendapat berkah tersendiri dari aksi blokir pemerintah tersebut. Google pun sudah angkat kaki dari Tiongkok setelah kalah bersaing dengan Baidu, begitu pula Uber yang tersingkir secara perlahan.

Cara Dapat Tips Internet Gratis Dan Daftar Free Member SB1M
4. Sebagai bahan uji coba teknologi sensor baru Tiongkok “The Great Firewall”

“Great Firewall” adalah istilah yang umum digunakan dalam sistem sensor internet di Tiongkok. Ini adalah bagian dari Proyek Perlindungan Emas (Golden Shield Project) atau dikenal juga Proyek Keamanan Kerja Nasional untuk Informasi Publik (National Public Security Work Informational Project) pemerintah negeri tirai bambu itu.

Proyek ini berisi usaha legislasi dan teknologi digunakan untuk meregulasi internet. Great Firewall adalah salah satu cara dari sisi teknologi. Ia akan memblokir situs asing, aplikasi, media sosial, VPN, email, pesan instan, dan sumber online lain yang dianggap tidak pantas atau menyerang pemerintah.

Mulai dari konten porno, kekerasan, hingga materi politik yang sensitif kena jerat firewall ini. Konten politis berbau demokrasi dan menyoroti hal negatif dari Partai Komunis di negara ini bakal diblokir. jadi sebagai kelinci percobaan, whatsapp menjadi imbasnya.

5. Pemerintah hendak menepis Isu Konspirasi di Tiongkok

Momen errornya WhatsApp ini sama dengan meninggalnya Liu Xiaobo, aktivis Tiongkok yang dipenjara karena menuliskan menifesto demokrasi melawan Partai Komunis yang menguasai Tiongkok. Xiaobo sendiri merupakan pemenang nobel perdamaian.

Meninggalnya Liu Xiaobo menjadi duka di seluruh dunia, dan sebuah foto ikonik dari sang aktivis yang sedang memeluk istrinya di tahanan, menjadi viral, dan sayangnya pengguna WhatsApp banyak memviralkan hal ini di media mereka sendiri. Sehingg dengan alasan ini Tiongkok blokir aplikasi WhatsApp.

BACA JUGA:




Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ankara escort bayan escort ankara ankara escort ankara escort