Waspadalah! Para Pria Yang Kurang Tidur Memiliki Risiko Terkena Diabetes

Waspadalah! Para Pria Yang Kurang Tidur Memiliki Risiko Terkena Diabetes

Anda pria yang suka kurang tidur?  Waspadalah! Hasil sebuah studi yang telah diterbitkan pada Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menyebutkan bahwa para pria yang kurang waktu tidur atau suka tidur berlama-lama, memiliki risiko terkena diabetes lebih tinggi.

Menurut author studi Femke Rutters, mereka yang memiliki kebiasaan seperti yang disebutkan di atas cenderung menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Adapun jenis diabetes yang terbentuk dari kebiasaan di atas adalah diabetes tipe 2, kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan insulin secara efektif.

Studi ini sendiri setidaknya melibatkan 788 pria dan wanita sehat berusia antara 30-60 dari 19 negara di Eropa yang juga merupakan bagian dari studi European Relationship between Insulin Sensitivity and Cardiovascular Disease (EGIR-RISC).

Adapun yang menjadi fokus para peneliti yang terlibat dalam studi ini adalah seberapa banyak waktu yang digunakan partisipan untuk tidur di malam hari serta pemantauan aktivitas partisipan melalui sensor gerak.

Live Webinar SB1M Seumur Hidup
Dari situ ditemukan bahwa dari pria yang memiliki waktu tidur rata-rata 7 jam setiap malamnya, yang merupakan lamanya waktu tidur yang dianjurkan, mereka yang tidur kurang atau lebih dari 7 jam setiap malamnya memiliki metabolisme buruk terhadap glukosa sehingga memiliki risiko terkena diabetes.

“Pada pria, tidur terlalu lama atau kurang berkaitan dengan kurangnya responsifitas pada sel tubuh dalam menghasilkan insulin, mengurangi asupan glukosa dan meningkatkan risiko terkena diabetes di masa mendatang,” jelas Rutters seperti dikutip dari Medical News Today.

“Meski Anda sehat, tapi tidur terlalu lama atau kurang dari yang dianjurkan bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan. Riset ini menunjukan betapa pentingnya tidur sebagai salah satu aspek kunci terhadap kesehatan metabolism glukosa,” tambah Rutters.

Temuan itu juga menyebutkan bahwa kondisi ini hanya terjadi pada pria saja dan bahwa waktu tidur baik itu lebih atau kurang dari 7 pada wanita tidak berdampak pada kemampuan tubuh dalam memproduksi insulin.

BACA JUGA:




Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

porno izleücretsiz porno
Diyarbakır escort instagram takipci hilesi ataşehir escort