Waspadailah Sejak Dini Penyakit Liver Apa Saja Gejala Kerusakan Hati Yang Patut Diketahui

Waspadailah Sejak Dini Penyakit Liver Apa Saja Gejala Kerusakan Hati Yang Patut Diketahui

Salah satu jenis penyakit terbesar penyebab kematian di Indonesia adalah penyakit liver. Berdasarkan data dari WHO, pada tahun 2013 jumlah atau angka penderita liver di Indonesia mencapai 28 juta orang. Sebanyak 70 persen dari jumlah tersebut adalah mereka yang menderita penyakit Hepatitis B. 

Sementara itu sekitar 10 juta diantaranya adalah penderita fibrosis hati, serta 3 sampai  4 juta dari populasi tersebut menderita sirosis hati.

Walaupun jumlah penderita liver di Indonesia terbilang tinggi, namun pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan penyakit ini masih sangat rendah. Hal ini mengakibatkan banyak dari para penderita yang tidak mendapatkan penanganan dini dengan tepat.

BACA JUGA: Video: Menyedihkan! Wanita Ini Kegemukan Sampai Untuk Duduk Saja Susah

Penyakit liver berhubungan erat dengan penyakit hepatitis dimana hepatitis dapat dibagi menjadi tiga golongan yaitu Hepatitis A, Hepatitis B dan Hepatitis C.

Penyakit hepatitis A biasanya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun untuk hepatitis B dan C sangat dibutuhkan penanganan yang lebih intensif, sebab kalau dibiarkan maka penyakit ini dapat berkembang menjadi sirosis hati atau bahkan kanker hati.

Penularan penyakit hepatitis dapat melalui hubungan darah – misalnya dari ibu ke anak -, transfusi darah dan jarum suntik.

Apa yang menjadi gejala dari kerusakan hati?

 ISOSLIM Suplemen Diet Efektif Menurunkan Berat Badan

Umumnya, gejalanya adalah “jaundice” yaitu dengan gejala atau tanda seperti kulit dan mata penderita nampak kuning.

Jaundice ini terjadi karena akibat terlalu banyaknya bilirubin – pigmen warna kuning – di dalam darah. Saat sel darah merah didaur ulang maka bilirubin terbentuk. Kemudian bilirubin ini akan dibawa oleh darah ke hari, lalu masuk ke tubuh melalui saluran pencernaan dan dibuang melalui tinja.

Apa yang terjadi pada penderita kerusakan hati adalah  bilirubin tersebut tidak dapat dipindahkan melalui hati yang akibatnya akan menumpuk di dalam darah dan akan tersimpan di kulit dan mata. Itulah sebabnya, kulit dan mata penderita akan berwarna kuning.

BACA JUGA: Inilah Daftar Makanan Khusus Untuk Meningkatkan Gairah Bercinta Anda Yang Telah Hilang

Di samping gejala jaundice di atas, maka tanda-tanda kerusakan hati lainnya adalah mirip dengan gejala flu. Misalnya demam, mual, lelah, adanya rasa nyeri di abdomen dan hilangnya nafsu makan.

Kalau Anda menunjukkan gejala penyakit liver, tes kesehatan bisa membantu Anda untuk lebih memastikannya. Dengan melakukan tes darah maka juga akan dideteksi adanya virus hepatitis A B atau C di dalam tubuh. Sementara itu dengan ultrasound dan biopsi hati dapat membantu Anda untuk mengetahui apakah kondisi liver Anda parah atau tidak.

Kursus Internet Marketing Terbaik Di Indonesia

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *