Wasapada! Asam Lambung Berlebih Menjadi Pemicu Gigi Berlubang

Wasapada! Asam Lambung Berlebih Menjadi Pemicu Gigi Berlubang

Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung sebaiknya memang tak dianggap remeh. Karena jika dibiarkan terus berlanjut tanpa pencegahan atau pengobatan, penyakit asam lambung berlebih ini dapat menyebabkan kerusakan organ vital bahkan hingga ke paru-paru. GERD juga dapat menyebabkan perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra kanker.

Kenaikan asam lambung hingga kerongkongan atau disebut GERD tak hanya memicu rasa mual, sendawa, dan nyeri di bagian ulu hati. Salah satu gangguan pencernaan inipun ternyata berpengaruh pada rongga mulut.

Anda harus mewaspadai dua gejala utama dari GERD yaitu nyeri dada dan merasakan adanya rasa panas di dada seperti terbakar (heartburn). Umumnya rasa nyeri di dada akan diikuti dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi).

Asam yang normalnya berada di lambung dapat naik ke kerongkongan, balik arah sampai paru-paru kemudian bisa ke pita suara jadi serak. Kalau ke paru-paru bisa sinus, asma, sesak napas

Kalau Anda cukup sering mengalami rasa nyeri di ulu hati dan juga rasa panas di dada, ada kemungkinan hal itu disebabkan karena adanya gangguan GERD.

Disampaikan dr Hardianto Setiawan Ong, SpPD, Spesialis Penyakit Dalam- Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi Siloam Hospital Kebon Jeruk, asam lambung berlebih yang kena hingga kerongkongan juga dapat memicu gigi berlubang.




“Pada pasien GERD, itu seringkali merasa asam di mulut. Kalau sudah lama kadang enggak sadar gigi belakang berlubang tapi gigi depannya masih bagus. Itu karena rongga mulut cenderung asam sehingga bakteri menggerogoti lapisan email,” jelas dia dalam temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk.

Pada beberapa kasus, GERD yang tak tertangani dengan baik dapat memicu kerusakan pada lapisan kerongkongan yang dalam jangka panjang menyebabkan kanker kerongkongan.

“Penyebabnya banyak, antara lain merokok, konsumsi makanan dan minuman mengandung cokelat, bawang putih, cabai, teh, alkohol, kopi dan soda berlebihan,” tambah dia.

Untuk mengatasi GERD, dokter Hardianto mengimbau pasien mencegah konsumsi makanan secara berlebihan, menghindari posisis berbaring usai makan, dan mengurangi makanan dan minuman yang dapat memicu kenaikan asam lambung.

“GERD bisa diatasi asal kita menghindari faktor pemicunya. Tidak cukup dengan obat saja karena pola hidup juga harus diubah sehingga kenaikan asam lambung berlebih bisa dicegah,” tutup dia.

Cara Dapat Tips Internet Gratis Dan Daftar Free Member SB1M

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *