Sebaiknya Anda Tidak Mengabaikan 5 Masalah Perut Ini. Mengapa?

Sebaiknya Anda Tidak Mengabaikan 5 Masalah Perut Ini. Mengapa?

Sebagian besar organ penting manusia terletak di dalam rongga dada dan perut. Oleh sebab itu sebaiknya Anda jangan menganggap enteng masalah perut hanya di seputar sakit maag, masuk angin dan hal-hal kecil lainnya.

Hal ini disebabkan karena ada beberapa penyakit serius yang dapat dideteksi dari kondisi perut.

BACA JUGA: Apakah Anda Mengetahui 5 Tanda-Tanda Kekurangan Vitamin D? Inilah Salah Satunya…

Berbagai keluhan yang muncul di perut bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius.

1. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

IBS diduga disebabkan adanya kerusakan saraf yang mengontrol fungsi usus.

Gejala termasuk, mual, kembung, diare, sembelit dan kram.

Sebuah masalah besar bagi banyak orang yang menderita IBS adalah stres. Jadi apa pun yang menurunkan tingkat stres, seperti olahraga, pelatihan kesadaran dan meditasi bisa mengurangi gejala IBS.

Meningkatkan makanan berserat makanan juga dapat membantu.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Sederhana Mengatasi Sembelit Saat BAB? Salah Satunya….

2. Acid reflux

Acid reflux terjadi saat isi perut, termasuk asam, mengalir ke belakang sampai ke dada dan tenggorokan. Akibatnya adalah adanya rasa panas, nyeri atau sensasi terbakar di bawah  tulang dada yang sering lebih buruk setelah makan atau ketika berbaring.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sendiri untuk mengatasi saat Anda mengalami acid reflux.

Pastikan Anda tidak makan atau minum tepat sebelum Anda berbaring saat hendak tidur.

Hindari alkohol, kafein, makanan berlemak dan rokok.

Selain itu disarankan:

  • Menghindari makanan pemicu acid reflux
  • Tidak makan makanan besar sebelum tidur
  • Meninggikan bagian kepala saat tidur
  • Menurunkan berat badan.

3. Bisul

Ini adalah luka yang berkembang di perut atau lapisan duodenum.

Mereka biasanya timbul dengan rasa sakit terbakar yang datang dan pergi, mungkin memburuk ketika Anda lapar dan bisa dihilangkan dengan makan.

Mereka bisa disebabkan karena obat anti-inflamasi atau aspirin. Jika Anda mengembangkan gejala-gejala ini, hindari obat tersebut.

Beberapa pasien mendapatkan kondisi sebagai akibat dari bakteri H. pylori (Helicobacter pylori).

Pengobatan untuk ulkus yang disebabkan H. pylori adalah antibiotik.

4. Penyakit celiac

Orang dengan celiac tidak bisa mentolerir gluten.

Protein yang ditemukan dalam gandum, rye, dan barley menendang respon imun auto pada orang dengan penyakit celiac, yang bisa menyebabkan kerusakan pada usus kecil dan mengganggu penyerapan nutrisi.

Meskipun penyakit ini pernah dianggap langka, para ahli saat ini memperkirakan ada lebih dari 2 juta orang di Amerika Serikat menderita kelainan genetik.

BACA JUGA: Awas!!! Saat Nonton TV Jangan Kebanyakan Duduk Karena Jumlah Sperma Bisa Menurun

5. Intoleransi laktosa

Kalau tubuh Anda tidak dapat menghasilkan cukup enzim yang diperlukan untuk mencerna laktosa yang ada di dalam produk susu, Anda bisa saja akan mengalami masalah perut misalnya mual, kembung dan kram.

Salah satu solusi adalah dengan minum susu yang mengandung pengganti laktosa. Anda juga bisa bereksperimen dengan keju.

Sebagai aturan praktis, keju keras cenderung mengandung lebih sedikit laktosa. Keju cottage juga umumnya ditoleransi dengan baik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *