Khasiat Kelor Yang Patut Anda Ketahui Termasuk Membantu Melindungi Tubuh Dari Kanker

Khasiat Kelor Yang Patut Anda Ketahui Termasuk Membantu Melindungi Tubuh Dari Kanker

Apakah Anda pernah mendapat pesan terusan melalui Whatsapp mengenai khasiat kelor? Selain terkenal akan ungkapan populernya maka daun kelor juga memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan.

Di Barat tumbuhan yang memiliki nama latin, Moringa oleifera ini, dikenal juga dengan sebutan merunggai atau moringa. Kelor banyak tumbuh di kawasan Afrika Barat, Amerika Selatan, Asia seperti India, Filipina, dan tentu saja Indonesia.

Menurut Mark Olson, profesor biologi evolusioner di National Autonomous University of Mexico, kelor adalah tanaman yang kuat, tangguh, fleksibel, murah hati, dan eksentrik.

Olson adalah salah satu dari segelintir orang yang menyadari dan mengulik khasiat di balik kelor. Lebih dari dua dekade Olson mengumpulkan biji dari 13 spesies pohon kelor dari Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Afrika.

Ketertarikan Olson pada kelor tak lain ditimbulkan karena khasiat yang dimiliki kelor, dan betapa pohon ini dapat menjadi solusi bagi masalah malnutrisi.

Di kawasan Agua Caliente, Meksiko yang panas terik, ia mulai menanam benih-benih tersebut sejak beberapa tahun lalu. Kini Olson berharap 600 pohon yang ditanamnya dapat menghasilkan kelor yang berkhasiat optimal.

Khasiat kelor disebabkan daunnya kaya akan protein, zat besi, kalsium, sembilan asam amino penting. Belum lagi kandungan vitaminnya, ada A, B, juga C. Bagian batang yang berfungsi sebagai polong biji mengandung protein tinggi dan asam lemak omega 3.

Jed Fahey, ahli biokimia di John Hopkins Bloomberg School of Public Health yang bekerja sama dengan Olson dalam riset Moringa juga telah menemukan bahwa daun dan biji kelor memiliki fungsi antiinflamasi dan antidiabetik. Bahkan mereka juga menemukan enzim yang mampu membantu melindungi tubuh dari kanker.





Biji kelor yang cukup matang biasanya akan diolah untuk mendapatkan minyak. Minyak yang berasal dari biji kelor biasanya digunakan sebagai suplemen makanan, atau bahan dasar kosmetik, juga produk perawatan rambut dan kulit.

Sisa biji yang dihancurkan untuk mendapatkan minyak bisa digunakan untuk memurnikan air minum karena kandungan protein yang mematikan bakteri di dalamnya. Sisa-sisa biji yang dihancurkan pun masih punya fungsi, yakni sebagai pupuk tanaman.

Sebegitu panjang daftar kebaikan dan nutrisi kelor, tak heran jika ia masuk dalam kategori makanan super. Jika di Indonesia dan beberapa negara Asia lain kebaikan kelor sudah dikenal sejak lama, di barat kelor terhitung baru dikenal sebagai makanan super.

Beda negara, beda pula cara konsumsi kelornya.

Di Indonesia, biasanya daun kelor dijadikan sayur. Pada awal Maret 2017 lalu bahkan digelar Festival Sayur Kelor di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Di ajang ini, kelor diolah dengan berbagai cara hingga menghasilkan lebih dari 250 jenis masakan.

Tak jauh berbeda, di India kelor pun sudah jadi makanan sehari-hari. “Bisa dikukus, direbus, atau dipanggang untuk berbagai masakan,” jelas Dr. Divya Choudhary, Chief Dietitian di Max Super Speciality Hospital.

Menurut Dr. Choudhary, masyarakat India pun telah mengenal khasiat kelor. Beberapa keunggulannya menurut Dr. Choudhary adalah kaya serat, antioksidan dan zat besi. Khasiat kelor juga berfungsi mengontrol gula darah, membantu tidur lebih nyenyak, mengurangi nyeri sendi, menurunkan kolesterol, hingga menunjang kesehatan kulit.

Di Barat lebih praktis lagi, biasanya konsumsi kelor adalah berupa bubuk. Bubuk moringa biasa dijual di toko-toko bahan makanan sehat, ada pula yang mengolahnya menjadi granola bar.

Cara Dapat Tips Internet Gratis Dan Daftar Free Member SB1M

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ankara escort bayan escort ankara ankara escort ankara escort