Jangan Percaya Pada 6 Mitos Tentang Seks Dan Kehamilan Ini. Faktanya Adalah

Jangan Percaya Pada 6 Mitos Tentang Seks Dan Kehamilan Ini. Faktanya Adalah

Di era saat ini dimana teknologi sudah semakin canggih, tapi masih banyak mitos tentang seks dan kehamilan yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia.

Banyak ragam mitos yang dipercaya yang menyebutkan seorang suami sulit untuk membuahi misalnya sperma encer dan sanggama terputus.

Masih banyak orang yang penasaran mengenai kebenaran mitos-mitos tersebut, mungkin termasuk Anda. Apa saja mitos tentang seks dan kehamilan yang banyak dipercaya dan apa fakta sebenernya, yuk kita simak berikut ini:

1. Anal Seks Bisa Menyebabkan Kehamilan

Walaupun sangat mustahil namun hingga hari ini masih saja beredar mitos yang menyatakan bahwa aktivitas anal seks atau hubungan intim yang dilakukan melalui anus atau dubur bisa menyebabkan terjadinya kehamilan. Tentu saja mitos ini 100 persen salah.

Meski tidak dapat memicu kehamilan, tapi jika ditinjau dari segi kesehatan, aktivitas anal seks merupakan salah satu perilaku seksual yang tidak aman. Tak heran, variasi seks satu ini sangat tidak dianjurkan karena tidak baik untuk kesehatan walaupun dilakukan dengan pasangan sendiri.

2. Air Mani atau Sperma yang Encer Mempersulit Pembuahan

Ditinjau dari segi kedokteran, mitos tentang seks dan kehamilan yang mengatakan bahwa air mani atau sperma yang terlihat encer susah membuahi, sebenarnya tidaklah benar. Karena untuk memastikan air mani (semen) yang merupakan campuran cairan yang diproduksi oleh kelenjar seks aksesori dengan sperma yang diproduksi dalam testis ini tidak bisa membuahi harus dilakukan pemeriksaan mikroskop.

Jika ternyata dari hasil pemeriksaan ini diketahui air mani tersebut tidak mengandung sperma maka bisa dipastikan akan sulit terjadi pembuahan. Sebaliknya jika dari hasil pemeriksaan ini diketahui bahwa sebenarnya dalam air mani tersebut terkandung sperma namun letaknya tersembunyi, maka sperma tersebut masih memiliki kemungkinan untuk membuahi selama pembuahannya dilakukan dengan program bayi tabung.

13 orang resign dari kantor
3. Sperma yang Keluar saat Berenang Bisa Memicu Kehamilan

Mitos satu ini 100 persen salah. Pasalnya untuk bisa membuahi sperma haruslah memiliki kualitas yang bagus, baik dari segi bentuk, jumlahnya, hingga kecepatan sperma tersebut. Jika sperma tersebut keluar saat seorang pria berenang maka bisa dipastikan sperma tersebut akan mati oleh zat kaporit yang terkandung dalam air kolam.

4. Menarik Keluar Mr. P Sebelum Ejakulasi Cegah Kehamilan

Bagi pasangan menikah yang ingin menunda kehamilan, menurut dr. Heru H Oentoeng, SpAnd, dokter spesialis andrologi dan fertilitas, menarik keluar Mr. P sebelum ejakulasi merupakan salah satu metode KB yang sering dilakukan.

Meskipun dipercayai sangat ampuh dijadikan sebagai metode KB, cara ini tidak menjamin Anda tak akan hamil. Pasalnya, hanya diperlukan sedikit sperma untuk menghasilkan kehamilan dan sperma bisa saja keluar sebelum terjadinya ejakulasi.

Bahkan justru banyak kasus kehamilan yang terjadi karena metode ini. Jadi, jika ingin menunda kehamilan sebaiknya gunakan kondom, sistem kalender (penghitungan masa subur/tidak subur) atau konsumsi pil KB.

Kupas Tuntas Strategi Jualan LARIS Di Facebook
5. Bercinta saat Menstruasi Tidak Akan Hamil

Mitos tentang seks dan kehamilan ini sudah lama dipercaya sebagian besar orang, tapi faktanya mitos ini salah besar. Karena bercinta saat menstruasi, kemungkinan untuk hamil memang lebih kecil tapi tidak menutup kemungkinan kehamilan bisa terjadi.

6. Oral Seks Bisa Membuat Anda Hamil

Walaupun sangat tidak mungkin terjadi, tapi hingga hari ini masih saja ada yang percaya jika seks oral bisa memicu terjadinya kehamilan. Padahal faktanya kaum hawa tidak mungkin hamil sekalipun menelan sperma saat melakukan seks oral.

BACA JUGA:




Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

porno izleücretsiz porno
Diyarbakır escort instagram takipci hilesi ataşehir escort