Hati-Hati !!! Sering Menahan Pipis Setelah Melakukan Hubungan Seks Sangat Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

Sering Menahan Pipis Setelah Melakukan Hubungan Seks Sangat Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

Data yang ada menyebutkan kalau satu dari dua wanita pernah mengalami infeksi saluran kemih atau ISK. Disebutkan juga ada kecenderungan kalau para wanita yang pernah terkena infeksi ini lebih rentan akan mengalami kembali dibandingkan yang belum. Dari sisi faktor risiko, maka wanita lebih berisiko terkena infeksi saluran kemih dibandingkan pria.

Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang terjadi pada ginjal, kantung kemih, dan/atau saluran kemih. Gejala atau tanda-tandanya adalah saat buang air kecil anak merasa kepanasan seperti terbakar, kesusahan atau harus berjuang keras ketika buang air kecil, walaupun ada rasa untuk buang air kecil yang cukup kuat.

BACA JUGA: Duduk Di Atas Tisu Toilet Justru Memperbanyak Kuman Yang Menempel Di Tisu

Orang-orang yang terkena infeksi saluran kemih akan merasakan hal-hal berikut ini: sakit pada bagian punggung dan perut, tubuh berkeringat, sampai menggigil. Disamping itu urine yang dikeluarkan akan berbau dan berwarna kuning keruh, gelap, dan bahkan kadangkala bercampur dengan darah.

Kebiasaan menunda buang air kecil adalah salah satu penyebab dari infeksi saluran kemih, termasuk juga kalau menunda pipis setelah melakukan hubungan seks. Faktor lain adalah dikarenakan pasangan menggunakan pelumas. 

Kebiasaan yang salah saat membersihkan organ intim juga turut menjadi penyebab, dimana yang seharunya adalah dari depan ke belakang serta higienitas tempat buang air.

Jika Anda merasakan gejala atau tanda-tanda yang disebut di atas, maka segeralah konsultasi ke dokter. Umumnya, dokter akan mengambil sampel urine untuk memastikan apakah Anda terkena infeksi saluran kemih atau tidak. Jika terjadi infeksi, dokter akan memberikan antibiotik.

Saat menjalani proses pengobatan, maka Anda diharuskan untuk minum air putih dalam jumlah yang banyak dimana hal ini berfungsi untuk mengeluarkan bakteri dari dalam tubuh. Mengkonsumsi air dalam jumlah banyak juga membuat Anda mengeluarkan urine yang banyak pula.

Jenis minuman dan makanan berikut ini sebaiknya dihindari oleh para penderita infeksi saluran kemih misalnya minuman beralkohol, kopi, sari jeruk, minuman berkarbonasi, dan makanan pedas, serta cokelat karena makanan dan minuman ini bisa membuat lapisan dalam kandung kemih.

BACA JUGA: Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Anda, Saat Kekurangan Vitamin D?

Untuk membantu mengurangi kembung dan kram perut, dianjurkan untuk sering mengompres perut dengan air hangat. Kalau Anda sudah banyak minum air putih, maka jangan pernah menahan buang air walaupun risikonya Anda harus bolak-balik ke toilet. Dengan lebih sering buang air kecil, maka semakin cepat pula bakteri yang ada di saluran kemih dikeluarkan.

Ada yang menganjurkan untuk minum air daun peterseli – bersifat diuretik – sebanyak satu sampai dua kali sehari, agar dapat membantu melancarkan buang air kecil. Selain itu jus buah kranberi juga bagus untuk diminum, karena membuat bakteri penyebab infeksi saluran kemih tak mampu menempel di lapisan uretra atau saluran kemih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *