Hati-Hati !!! Jangan Sampai Tertipu Dengan Situs Palsu Untuk Mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) Pada KTP

Jangan Sampai Tertipu Dengan Situs Palsu Untuk Mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) Pada KTP

Anda harus berhati-hati. Saat ini ada satu situs palsu yang beralamat di https://ektp.cektkp.com/ yang berusaha mengajak warga untuk mengecek NIK pada KTP. Kementrian Dalam Negri sudah menginformasikan warga agar jangan pernah memasukkan NIK KTP di situs tersebut.

Pesan untuk memasukan NIK KTP pada situs palsu tersebut banyak beredar di WhatsApp atau BlackBerry Messenger, yang meminta warga untuk mengecek NIK KTP guna memudahkan pengurusan administrasi bank, BPJS, SIM, dan lain-lain, di masa depan. Tetapi pesan itu bukan berasal dari pemerintah, melainkan dari oknum tak bertanggungjawab.

BACA JUGARoy Suryo: Ruhut Sitompul Dicopot Karena Sering Mengatasnamakan Partai Atas Sikap Pribadinya

Isi pesan yang telah beredar tersebut adalah:

“Untuk perhatian. Mendagri minta masyarakat segera mengurus rekam E-KTP, karena akan ditutup 30 September, bagi yg blm terdata rekam E-KTP, data yg lama semua akan dihapus, sehingga nanti susah dlm pengurusan bank, bpjs, sim/stnk dll, tolong dishare keteman-teman lain yg blm tahu. Silahkan cek KTP anda di https://ektp.cektkp.com/ apakah sdh terdaftar,”

Menurut Zudan Arif Fakrullah dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemdagri, situs palsu tersebut bukan berasal dari Kemdagri. Dan menghimbau masyarakat untuk tidak menggunakan atau memasukkan data NIK pada situs tersebut. Domain pemerintah bukan .com melainkan .go.id.

Sampai saat ini Kemdagri tidak menyediakan fasilitas pengecekan atau mengurus KTP melalui situs web. Dalam pembuatan e-KTP ini, Kemdagri hanya meminta warga untuk datang, mengecek, atau bikin e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di mana saja. 

Situs palsu https://ektp.cektkp.com/ menggunakan domain berakhiran .com yang berarti commercial (atau komersial). Artinya siapa saja dapat membeli domain tersebut dengan harga sekitar Rp. 150.000. 

Sedangkan situs yang dibuat atau dikembangkan oleh pemerintah Indonesia dan ditujukan ke publik, pasti selalu memakai domain .go.id. Dimana domain ini adalah domain tingkat dua untuk lembaga atau institusi pemerintah.

BACA JUGASBY Kini Memuji Langkah Yang Telah Diambil Oleh Presiden Jokowi Dan Sri Mulyani Indrawati

Situs palsu tersebut dibuat dengan tujuan untuk melakukan penipuan dimana berusaha mengarahkan warga untuk mengunjungi situs https://ektp.cektkp.com/ agar trafiknya meningkat. Di situs ini ada terdapat ruang penempatan iklan digital, sehingga semakin banyak yang mengunjungi situs tersebut maka pemilik situs akan semakin banyak mendapatkan uang dari iklan digital. Tujuan lain dari situs tersebut adalah untuk mencuri data asli KTP yang dimasukkan ke situs tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *