Hasil Penelitian Dari Australia Ukuran Testis Kecil Faktor Pemicu Ketidaksuburan

Hasil Penelitian Dari Australia Ukuran Testis Kecil Faktor Pemicu Ketidaksuburan

Apakah pasangan Anda atau Anda seorang pria memiliki testis alias buah pelir yang berukuran kecil? Kecil di sini berarti dengan ukuran kurang dari 1,9 cm. Disarankan untuk berhati-hati. Hasil penelitian dari Australia yang baru saja melansir menyebutkan kalau seoraing pria yang memiliki buah pelir berukuran kecil dapat menjadi faktor pemicu ketidaksuburan dan akan mengalami kesulitan untuk melakukan pembuahan. Apakah benar?

Penelitian yang dilakukan oleh Louise Carbasse dari State Library of New South Wales, Australia melansir bahwa 11-15 persen kesulitan memiliki keturunan disebabkan oleh faktor infertilitas dari suami.

Yang mengejutkan, ukuran testis alias buah pelir yang terlalu kecil, ukuran kurang dari 1,9 cm, diyakini Louise Carbasse sebagai salah satu penyebab atau faktor pemicu ketidaksuburan

Sementara menurut dr. Frans Budiharto, Msc, Sp.And, dokter spesialis andrologi, sebagai penghasil sel spermatozoa, yaitu sel benih yang sudah siap untuk diejakulasikan dan berperan terhadap kesuburan seorang pria, tentunya ukuran testis yang terlalu kecil akan mengurangi kualitas sel spermatozoa.

Efeknya, meskipun jumlah cairan spermanya (20-200 juta) cukup memadai untuk melakukan pembuahan, namun jika komponen dari cairan sperma tersebut tidak memadai kecil kemungkinan untuk melakukan pembuahan.

Cara Dapat Tips Internet Gratis Dan Daftar Free Member SB1M
Tak hanya itu saja. Berhubung testis sangat erat kaitannya dengan penghasil hormon, yaitu hipothalamus dan hipofise di otak atau hormon yang memandu bagaimana membentuk sperma yang baik, maka ukuran testis yang sangat kecil otomatis akan mengganggu kerja hormon. Alhasil, besar kemungkinan pria tersebut jadi tidak subur.

Meski sulit dipercaya, nyatanya ukuran testis yang terlalu kecil ini biasanya disertai oleh terhambatnya pertumbuhan Mr P. Bukannya tanpa alasan, seperti diketahui Mr P akan mulai bertambah ukuran dan panjangnya ketika testis juga sudah membesar.

Karena hal yang paling mempengaruhi pertumbuhan Mr P adalah testosteron dan hormon ini dihasilkan dari pertumbuhan testis itu sendiri.

Logikanya, dengan kecilnya ukuran testis otomatis kadar hormon testoteron yang dihasilkannya pun akan berkurang. Alhasil Mr P pun akan terlihat lebih kecil dengan ukuran kurang dari 5 cm saat ereksi. Padahal, pria Indonesia memiliki ukuran Mr P sekitar 12-16 cm pada saat ereksi.

Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus tanpa penanganan, maka bisa dipastikan saat dewasa nanti, pria bertestis kecil cenderung memiliki libido seksual (gairah seksual) yang rendah akibat rendahnya kadar testoteron di dalam tubuhnya.

Tak hanya itu saja, ukuran testis yang terlalu kecil selain dapat menjadi faktor pemicu ketidaksuburan, juga bisa menganggu ereksi (kekerasan) Mr P saat melakukan penetrasi.

BACA JUGA:




Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *