Google Menghapus Palestina dari Google Maps, Netizen Ramai Ajukan Petisi Online

Google Menghapus Palestina dari Google Maps, Netizen Ramai Ajukan Petisi OnlineGoogle mendapatkan banyak kritikan, sebab raksasa teknologi itu telah menghapus Palestina dari Google Maps dan menggantinya dengan negara Israel. Tindakan Google ini langsung saja menimbulkan kemarahan banyak netizen.

Zaark Martin membuat petisi online di Change.org, dengan tujuan untuk meminta Google agar kembali memasukkan Palestina ke Google Maps. Martin mengatakan, dengan dihapusnya Palestina dari Google Maps adalah satu bentuk penghinaan yang luar biasa bagi rakyat Palestina. Dan juga hal itu mengganggu usaha dari jutaan orang yang mendukung kemerdekaan Palestina dari pendudukan Israel.

Lebih lanjut, Martin menganggap hal ini adalah masalah serius karena saat ini Google Maps dianggap sebagai alat utama bagi mayoritas orang di dunia, termasuk jurnalis, pelajar, dan siapa saja yang melakukan pencarian soal Palestina.

BACA JUGA: Saat Menjadi Tamu Di Gedung Putih Ho Ching, Istri PM Singapura Membawa Tas Tangan Seharga…

“Apapun tujuannya, entah disengaja atau tidak, Google secara jelas telah memposisikan dirinya ada di pihak pemerintah Israel,” tulis Martin di petisinya.

Sampai saat ini petisi tersebut telah ditandatangani oleh lebih dari 129 ribu netizen. Dan dibutuhkan kurang lebih 150.000 dukungan agar petisi ini dapat disahkan.

Sebelumnya, Forum Wartawan Palestina, Middle East Monitor, mengatakan bila tindakan menghapus Palestina dari Google Maps merupakan sebuah perbuatan lancang dan dianggap ingin memalsukan sejarah.

“Langkah ini juga dirancang untuk memalsukan sejarah, geografi serta hak rakyat Palestina ke tanah air mereka, dan ini salah satu upaya untuk mengutak-atik memori Palestina dan Arab dari dunia,” tulis Middle East Monitor di pernyataan resmi mereka.

kantor 2 300 x 250

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *