Facebook Telah Menguji Fitur Enkripsi Pada Aplikasi Pesan Instan Messenger

Facebook Telah Menguji Fitur Enkripsi Pada Aplikasi Pesan Instan Messenger

Perusahaan jejaring sosial raksasa, Facebook disebutkan sudah melakukan pengujian terhadap fitur enkripsi dari ujung ke ujung pada aplikasi pesan instan Messengernya. Hal ini dilakukan agar dapat mencegah pihak-pihak yang akan mengintip percakapan digital.

Sampai saat ini jumlah pengguna instan Messenger lebih dari 900 juta. Dan menurut Facebook tahap pengujian ini baru secara terbatas. Facebook melakukan pengujian ini tiga bulan setelah meluncurkan fitur enkripsi untuk aplikasi WhatsApp yang telah lebih dahulu populer dengan jumlah pengguna 1 miliar lebih.

Fitur enkripsi muncul di tengah perdebatan global soal sejauh mana perusahaan teknologi mau membantu proses penegakan hukum dalam mengintai komunikasi digital.

Sejauh ini, enkripsi dari ujung ke ujung juga ditawarkan oleh platform iMessage dari Apple, Line, Viber, sampai Telegram.

Baca Juga Artikel Ini: Tips: Bagaimana Cara Memastikan Semua Data Di Smartphone Benar-Benar Terhapus Sebelum Dijual?

Facebook Messenger menggunakan teknologi enkripsi yang sama seperti WhatsApp, memakai protokol yang dikenal sebagai Signal, hasil pengembangan perusahaan swasta Open Whisper Systems.

Messenger bakal memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan fitur enkripsi guna mendapatkan keamanan ekstra, yang bakal mengacak komunikasi. Ini membuat pesan hanya dapat dibaca dari perangkat di ujung percakapan.

Namun, perusahaan jejaring sosial ini mengatakana bahwa bahwa pengguna Messenger tidak dapat mengirim video atau melakukan pembayaran dalam percakapan yang dienkripsi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *