Facebook Melakukan Upgrade Algoritma, Akan Mengurangi Konten Clickbait

Facebook Melakukan Upgrade Algoritma, Akan Mengurangi Konten Clickbait

Dalam upaya untuk mengurangi jumlah konten clickbait yang banyak menjebak penggunanya mengklik sebuah tautan menyesatkan maka Facebook akan melakukan pembaruan algoritma News Feednya.

Tindakan ini diambil oleh Facebook sebagai usaha untuk memerangi konten ‘jebakan’ dan upaya menjadikan Facebook sebagai tujuan utama konten berita dan pembaruan sosial.

BACA JUGA: Inilah 6 Fakta Mengenai Facebook Messenger Yang Bikin Kagum!

Pada umumnya konten clickbait akan menggunakan judul atau kalimat pengantar yang akan mengundang rasa penasaran pengguna tetapi menyembunyikan informasi yang tidak benar atau tidak sesuai dengan judul konten dan seakan memaksa orang untuk mengklik tautan tersebut.

Banyak laporan yang telah diterima oleh Facebook dari penggunanya mengenai konten clickbait ini. Dan dari laporan-laporan yang diterima inilah, maka Facebook memutuskan untuk segera bertindak.

Clickbait merupakan sebuah konten / artikel provokatif atau sensasional yang sengaja diolah-alih untuk mendatangkan pengunjung ke suatu website.

Adam Mosseri – Wakil Presiden Manajemen Produk Facebook – mengatakan algoritma Facebook akan segera melakukan identifikasi dan klarifikasi konten clickbait. Selanjutnya Facebook akan menentukan halaman atau domain situs web yang banyak mempublikasikan konten clickbait dalam jumlah besar.

Facebook mencoba untuk menjadi sangat konkret atas apa yang mereka identifikasikan sebagai clickbait.

News Feed menjadi hal penting bagi Facebook untuk menawarkan konten yang relevan dengan pengguna. Ini menjadi halaman penentu untuk orang melihat konten yang mereka sukai, dan mendorong orang menghabiskan waktu lebih lama di Facebook.

BACA JUGA: Facebook Telah Menguji Fitur Enkripsi Pada Aplikasi Pesan Instan Messenger

Cara Facebook dalam mengurangi atau menekan jumlah konten jebakan akan mirip dengan cara mem-filter atau menyaring email sampah (sampah). Sistem Facebook juga akan mendeteksi konten yang membesar-besarkan isi sebuah berita.

Facebook terus berusaha menjadikan jejaring sosialnya sebagai tempat berkomunikasi dan menemukan berbagai hal yang bermanfaat bagi 1,7 miliar pengguna aktifnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *