Efek Samping Negatif Konsumsi Kacang Kedelai Terlalu Banyak

Efek Samping Negatif Konsumsi Kacang Kedelai Terlalu Banyak

Sudah diketahui secara umum konsumsi kacang kedelai yang asalnya dari Asia Timur mengandung banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh, terutama bagi wanita. Selain sebagai sumber protein, kedelai merupakan pilihan tepat bagi Anda yang mengalami intoleransi laktosa.

Beberapa nutrisi yang ada di dalam kacang kedelai dengan segala macam bentuk sajiannya adalah vitamin B, C, dan E, asam alpha lipoic, betakaroten serta antioksidan lutein/zeaxanthin dan glutathione.

Namun, di balik banyaknya manfaat yang ditawarkan oleh kacang kedelai, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa ada efek samping negatif konsumsi kacang kedelai dalam jumlah yang terlalu banyak terutama kedelai olahan.

1. Menyebabkan kanker

Kedelai mengandung isoflavon, yaitu senyawa yang memiliki struktur kimia yang mirip dengan estrogen. Sebuah studi yang dilakukan oleh Environmental Health Perspectives menunjukkan bahwa mengonsumsi kedelai, bahkan dalam kadar yang rendah sekalipun, dapat merangsang aktivitas enzim dalam sel payudara.

Namun, efek yang dihasilkan nyaris sama dengan efek DDT atau pestisida sintetik, yaitu menyebabkan kanker payudara. Melalui penelitian yang diterapkan pada seekor tikus, ditemukan bahwa asupan lemak susu dari kedelai tersebut memperbesar tumor dan menekan enzim pelindung kanker payudara.

Meski belum bisa dipastikan bahwa efek tersebut berlaku sama pada manusia, beberapa dokter menyarankan pada wanita yang memiliki riwayat kanker payudara atau bahkan survivor kanker, untuk menghentikan segala jenis produk olahan yang berbahan kedelai.




2. Kedelai menunda siklus menstruasi

American Journal of Clinical Nutrition melakukan penelitian teradap enam wanita premenopause yang memiliki siklus menstruasinya normal. Mereka diberikan 45 mg isoflavon kedelai per hari, yang setara dengan 1-2 cangkir susu kedelai. Sebulan setelahnya, keenam wanita ini mengalami menstruasi yang tertunda. Efek tersebut hampir sama dengan tamoxifen, yaitu obat anti estrogen yang biasa diberikan pada wanita yang menderita kanker payudara.

Pada dasarnya, konsumsi kacang maupun susu kedelai tidak bisa diartikan berbahaya dan membuat wanita tidak bisa mengonsumsinya sama sekali. Anda pun tidak perlu ragu untuk mengonsumsi produk olahan kedelai. Asalkan, Anda mengonsumsinya dengan bijak dan tidak berlebihan dalam satu hari.

3, Penekanan tiroid

Penelitian Experimental Biology and Medicine secara langsung membuktikan bahwa isoflavon pada kedelai mengandung genistein dan daidzein yang dapat menekan kelenjar hipofisis dan tiroid. Zat tersebut dapat mengganggu fungsi tiroid dengan menekan yodium dalam tubuh.

Efek dari gangguan tersebut pada wanita dapat menyebabkan sejumlah komplikasi seperti tumor otak, penyakit sistem kekebalan tubuh atau sarkoidosis maupun penyakit metabolik atau histiositosis. Efek penekanan tiroid juga bisa terjadi paskamelahirkan, dikenal dengan sindrom Sheehan. Namun, belum ada studi yang secara langsung menyatakan bahwa penyakit tersebut merupakan efek dari konsumsi kacang kedelai.

BACA JUGA:

Daftar Free Member Video Tutorial Internet Marketing Dan Bisnis Online SB1M

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ankara escort bayan escort ankara ankara escort ankara escort