Duduk Di Atas Tisu Toilet Justru Memperbanyak Kuman Yang Menempel Di Tisu

Duduk Di Atas Tisu Toilet Justru Memperbanyak Kuman Yang Menempel Di Tisu

Profesor Val Curtis dari London School of Hygiene dan Tropical Medicine menyarankan agar pada saat menggunakan kloset duduk, orang tidak perlu menutupi tempat duduknya dengan tisu toilet. Hal ini berdasarkan hasil dari penelitian yang baru-baru ini dilakukan menemukan bahwa didapatkan adanya penumpukan bakteri ketika orang melapisi tempat duduk kloset dengan isu.

Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Curtis menemukan kalau duduk di atas tisu toilet justru akan memperbanyak kuman yang akan menempel di tisu. Curtis menyebutkan bakteri dapat menyebar kemana-mana, bahkan di tisu toilet dan dinding ruangan. Tapi pada umumnya, bakteri yang ada dan hidup di dalam toilet akan mati dalam satu jam.

BACA JUGA: Anda Sering Menangis? Inilah 5 Alasan Mengapa Menangis Itu Baik Untuk Kesehatan

Walaupun demikian, ada beberapa bakteri patogen dan virus yang dapat bertahan sedikit lebih lama dari 1 jam. Curtis menjelaskan, kalau kursi kloset memang dirancang untuk mencegah penyebaran bakteri dari dalam toilet dan kemungkinan akan terkena penyakit akibat duduk di tisu toilet sangat jarang.

Kebanyakan orang-orang menggunakan tisu toilet sebagai alas duduk di kloset duduk hanya berhubungan dengan masalah estetika saja. Alasannya adalah umumnya orang akan merasa jijik saat bersentuhan langsung dengan toilet umum atau benda yang asing baginya. Curtis menyebutkan kalau dunia ini penuh dengan bakteri. Saat orang menyiram toilet maka bakteri aerosol akan menyebar ke seluruh ruangan.

Lebih lanjut Curtis menambahkan bahwa ada lebih banyak lagi bakteri yang mengintai di seluruh ruangan, termasuk di tisu toilet. Namun bakteri tidak akan hidup lama di atas tisu toilet. Bakteri tersebut tidak akan mempengaruhi kesehatan masyarakat secara signifikan. Sebab, sebagian besar bakteri toilet tidak berbahaya.

Penyebab penyakit sangat sering berbeda dalam karakteristik lingkungan.  Adanya bakteri patogen tidak secara otomatis membuat orang jatuh sakit, termasuk sakit kulit di bagian selangkangan. Jika bakteri itu masuk mulut, bakteri itu akan dibunuh oleh asam dalam perut manusia.

BACA JUGA: Mohit Kumar, Bocah 10 Tahun Yang Suka Menyusu Pada Anjing Betina Liar

Lain halnya jika kekebalan tubuh seseorang rentan. Tapi Curtis mengatakan ada kemungkinan teori penularan penyakit jika kulit seseorang terluka. “Tapi itu risiko yang rendah. Jadi kita tidak perlu khawatir tentang itu,” ujarnya, menjabarkan.

Hal yang sangat penting diingat dan dilakukan adalah untuk selalu mencuci tangan setelah keluar dari toilet karena orang akan melakukan aktivitas rutinnya seperti makan dan bersalaman dengan dengan orang lain.

kantor 2 300 x 250

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort