Berhati-hatilah, Kebiasaan Konsumsi Daging Merah Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Gagal Ginjal

Kebiasaan Konsumsi Daging Merah Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Gagal Ginjal

Kebiasaan konsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit gagal ginjal – Daging merah merupakan istilah kuliner yang merujuk kepada daging yang berwarna kemerahan. Menurut Oxford dictionary pada umumnya daging merah adalah daging sapi, daging domba, daging kambing, dan daging kuda. Daging bebek dan daging angsa juga dikategorikan daging merah.

Sedangkan daging ayam, daging kelinci, dan daging babi, serta daging mamalia muda seperti daging sapi muda dan daging domba muda dikategorikan bukan daging merah (daging putih). 

Secara kimiawi, daging merah berwarna kemerahan karena kandungan myoglobin yang relatif lebih tinggi dibandingkan daging putih.

Mana yang paling baik, daging merah atau daging putih? Hal ini sering menjadi perdebatan karena dua-duanya adalah sumber protein yang baik. Banyak yang menganggap daging merah lebih unggul karena lebih berenergi. 

Seperti banyak diketahui kalau daging merah dapat memberi risiko tersendiri pada perkembangan penyakit tertentu, sebut saja strok dan kanker. Dari hasil penelitian terbaru disebutkan kalau kebiasaan konsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit gagal ginjal.

BACA JUGA: Apakah Anda Sudah Pernah Mencoba Cara Detox Dengan Beras? Ini Hasilnya…

Woon-Puay Koh, seorang peneliti di National University of Singapore, mengatakan kalau jumlah penderita gagal ginjal kronis di seluruh dunia cenderung meningkat. Dan banyak dari para penderita ini sudah ada dalam fase stadium akhir yang pastinya membutuhkan dialisis atau transplantasi ginjal.

Lebih lanjut Koh menyarankan bagi siapa pun saat ini agar membatasi asupan protein supaya dapat membantu mengurangi gejala dan perkembangan lambat untuk stadium akhir penyakit ginjal.

Secara global, saat ini diperkirakan ada sekitar 500 juta orang yang memiliki penyakit ginjal kronis. 

Para peneliti di National University of Singapore telah memeriksa data lebih dari 60.000 orang dewasa yang berdomisili di Singapura dan mau ambil bagian dalam sebuah penelitian kesehatan jangka panjang.

Dari hasil penelitian ini ditemukan kalau para peserta penelitian yang memakan daging merah dalam jumlah cukup besar memiliki risiko 40 persen lebih besar terkena penyakit gagal ginjal. Dengan mengganti daging merah dengan daging unggas, ikan, telur, produk susu atau kacang-kacangan dipercaya mengurangi risiko gagal ginjal hingga 62 persen.

Walaupun demikian, Anda tidak harus menghindari daging merah sepenuhnya. Yang diminta dan dianjurkan adalah mengurangi porsi konsumsi daging merah. 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort