Awas!!! Saat Nonton TV Jangan Kebanyakan Duduk Karena Jumlah Sperma Bisa Menurun

Awas!!! Saat Nonton TV Jangan Kebanyakan Duduk Karena Jumlah Sperma Bisa Menurun

Gaya hidup yang dijalankan dan diterapkan oleh kaum pria sedikit banyak dapat menentukan tingkat kesuburan pria. Gaya hidup termasuk salah satunya adalah kebiasaan menonton TV yang dilakukan oleh pria disebut ada hubungannya dengan jumlah sperma.

Para peneliti di Copenhagen University telah melakukan serangkaian penelitian terhadap sekitar 1.200 pria muda untuk mempelajari apakah tingkat kesuburan pria dipengaruhi dengan kebiasaan menonton TV. 

BACA JUGA: Inilah 6 Cara Untuk Meningkatkan Kualitas Sperma. Salah Satunya Adalah…

Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa jumlah sperma pada pria yang menonton TV lebih dai 5 jam sehari lebih sedikit dibandingkan dengan pria yang hampir tidak perbah menonton TV.

Di dalam laporannya yang di American Journal of Epidemiology para peneliti menyebutkan bahwa jumlah sperma pada pria yang menonton TV lebih dari lima jam sehari, sekitar 37 juta per milimeter semen. Jumlah ini lebih rendah jika dibandingkan pada pria yang hampir tidak pernah menonton TV, dimana jumlah sperma 57 juta per milimeter semen.

Selain jumlah sperma yang lebih rendah, maka hal lain yang ditemukan adalah kadar testosteron pada pria yang menonton lebih dari 5 jam sehari, juga lebih rendah. Seperti diketahui, hormon testosteron berperan penting dalam proses produksi sperma.

Di dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa pada pria yang menghabiskan waktu duduk di depan komputer, tidak mengalami efek samping serupa ketika mereka menghabiskan lebih banyak waktu di depan TV.

Salah satu kemungkinan mengapa jumlah sperma pada pria yang menonton TV lebih dari 5 jam sehari adalah saat terlalu banyak menonton TV, mereka cenderung lebih jarang melakukan banyak latihan dan konnsumsi makanan sehat.

Sehingga disarankan untuk para pria yang banyak menghabiskan waktunya di depan TV, agar melakukan aktivitas lain yang membuat mereka bergerak. Misalnya melakukan gerakan olahraga sederhana ketika jeda iklan.

BACA JUGA: Jika Tidak Ingin Sperma Anda Loyo, Hindari 8 Hal Ini

Saat pria duduk, maka testis akan tertekan. Akibatnya, testis akan menempel pada tubuh dan suhunya menjadi lebih panas. Padahal, sebagai pabrik sperma, suhu di testis harus optimal di mana lebih rendah dari suhu tubuh.

Itulah mengapa posisi testis yang normal adalah menggantung, sebab dengan posisi tersebut suhu testis optimal. Kalau suhu di testis panas, maka fungsi testis untuk memproduksi spema tidak optimal sehingga jumlah sperma dapat menurun.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort