Anda Penderita GERD? Inilah 5 Tips Yang Sebaiknya Anda Lakukan Supaya Asam Lambung Tidak Naik

Inilah 5 Tips Yang Sebaiknya Anda Lakukan Supaya Asam Lambung Tidak Naik

Apa itu GERD? GERD atau Gastro-Esophageal Reflux Disease terjadi karena asam lambung atau isi lambung yang naik sehingga menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan. Awal memang hanya perlukaan, namun luka yang terjadi bisa semakin luas dan dapat menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah. Bagaimana cara mencegah agar asam lambung tidak naik?

Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung sebaiknya memang tak dianggap remeh. Karena jika dibiarkan terus berlanjut tanpa pencegahan atau pengobatan, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan organ vital bahkan hingga ke paru-paru. GERD juga dapat menyebabkan perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra kanker. 

BACA JUGA: Hati-Hati !!! Sering Menahan Pipis Setelah Melakukan Hubungan Seks Sangat Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih

Anda harus mewaspadai dua gejala utama dari GERD yaitu nyeri dada dan merasakan adanya rasa panas di dada seperti terbakar (heartburn). Umumnya rasa nyeri di dada akan diikuti dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi).

Asam yang normalnya berada di lambung dapat naik ke kerongkongan, balik arah sampai paru-paru kemudian bisa ke pita suara jadi serak. Kalau ke paru-paru bisa sinus, asma, sesak napas

Kalau Anda cukup sering mengalami rasa nyeri di ulu hati dan juga rasa panas di dada, ada kemungkinan hal itu disebabkan karena adanya gangguan GERD.

Tips untuk mengatasi asam lambung tidak naik

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasi atau mengurangi keluhan asam lambung lain atau GERD antara lain:

1. Setelah makan jangan langsung tidur 

Setelah makan maka produksi asam di lambung akan meningkat. Sebaiknya tidak langsung tidur setelah makan, beri jeda waktu setidaknya tiga jam setelah makan. Di samping itu, posisi tidur telentang turut mempermudah aliran asam lambung naik ke esofagus. Hal inilah yang menyebabkan sensasi nyeri ulu hati.

2. Lebih sering makan, tapi dengan porsi yang kecil

Sebainya tidak makan dalam porsi yang banyak sampai perut terasa penuh. Akan lebih baik kalau Anda makan lebih sering, namun dalam porsi yang lebih kecil. Dengan demikian akan membuat lambung terus terisi sehingga tidak memicu terjadinya pembesaran secara berlebihan pada waktu yang sama.

3. Jauhi atau hindari jenis makanan dan minuman ini

Jenis makanan berlemak seperti cokelat dan minuman alkohol dan kopi adalah jenis asupan yang dapat melonggarkan sfingter esofagus. Sfingter adalah katup yang membatasi esofagus dan lambung. Kalau katup ini longgar, akan mengakibatkan asam lambung dapat naik dengan mudahnya ke esofagus dan menyebabkan sensasi nyeri ulu hati.

BACA JUGA: Kaum Pria, Apakah Anda Sudah Mengetahui Cara Menjaga Agar Mr.P Tetap Bersih?

4. Hentikan merokok

Sudah jelas kalau merokok membawa efek yang sangat buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah meningkatnya keluhan nyeri ulu hati pada penderita GERD. Hal ini disebabkan karena nikotin dapat melemaskan sfingter esofagus. Akibatnya asam lambung akan naik ke esofagus, yang pada akhirnya menyebabkan sensasi terbakar. Karena itu, penderita GERD yang merokok akan mengeluhkan gejala terbakar lebih sering.

5. Saat tidur, tempatkan kepala lebih tinggi 

Saat Anda tidur, maka letakkanlah kepala Anda sekitar 15 sentimeter lebih tinggi dari bagian tubuh yang lain. Hal ini untuk mencegah naiknya asam lambung dengan adanya bantuan gravitasi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *