Ahmad Dhani – Panglima AMJAS – Tolak Ahok Pemimpin Yang Zalim Sampai Titik Darah Penghabisan

Ahmad Dhani - Panglima Amjas - Tolak Ahok Pemimpin Yang Zalim Sampai Titik Darah Penghabisan

Semakin banyak aksi yang menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menjadi pemimpin di DKI Jakarta. Setelah sebelumnya ada beberapa gerakan yang telah mendeklarasikan diri tolak Ahok, maka aksi tolak kepemimpinan Ahok juga datang dari kelompok yang menamakan dirinya AMJAS (Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan).

Ramdan Alamsyah, selaku deklarator Amjas mengatakan kalau kelompoknya akan berencana memasang 10 ribu spanduk menolak Ahok di seluruh Jakarta Selatan. Spanduk-spanduk ini rencananya akan dipasang di perumahan elite dan juga di perkampungan. “Itu hak kami untuk menolak. Kalau dia (Ahok) mau datang, silakan saja,” ucap Ramdan di Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2016.

BACA JUGA: Ketua Komnas PAI: Full Day School Memperparah Sistem Pendidikan Nasional

Ramdan bersama dengan Panglima AMJAS yaitu Ahmad Dhani rencananya akan mendeklarasikan kehadiran Amjas pada Senin, 15 Agustus 2016. Menurut Ramdan, aksi mereka ini telah didukung oleh sekitar 3.300 RT dan RW di seluruh wilayah Jakarta Selatan.  Dukungan tolak Ahok lain datang dari 23 organisasi masyarakat yang bergabung dengan Amjas serta beberapa tokoh masyarakat Jakarta Selatan.

Sebelum AMJAS mendeklarasikan diri, gerakan menolak Ahok sudah digaungkan Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU). Ahmad Dhani mengatakan kehadiran Amjas adalah karena memiliki pemahaman yang sama dengan AMJU, yaitu sama-sama menolak pemimpin yang dianggap zalim bernama Ahok.

“Kami akan terus melawan sampai titik darah penghabisan,” kata Dhani.

Aksi penolakan dari kedua kelompok menambah deretan gerakan yang menolak Ahok memimpin Jakarta. Pekan lalu, kelompok masyarakat yang tergabung dalam forum Ketua Rukun Tetangga Rukun Warga berencana menggalang pengumpulan tiga juta salinan KTP warga Jakarta untuk menolak Ahok.

Bagaimana respon dari Ahok perihal gerakan menolak dirinya ini?

BACA JUGA: Maman Imanulhaq: Penggunaan Pengeras Suara Di Tempat Ibadah Perlu Diatur Untuk Mencegah Konflik

Saat ditanyai soal gerakan menolak dirinya, Ahok mengatakan kalau saat ini banyak orang yang berkampanye tidak sehat. Mereka berkampanye bukan membahas bagaimana visi-misi membangun Ibu Kota, namun tujuan kampanyenya hanya satu, agar dia tak menjadi gubernur lagi. “Hanya ngomongin jangan Ahok. Pokoknya tolak Ahok,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2016.

Menyikapi begitu banyaknya penolakan terhadap dirinya, Ahok hanya tertawa. Ahok tidak mau ambil pusing soal gerakan tolak Ahok dan hanya mau fokus pada pekerjaannya sampai masa jabatannya habis pada Oktober 2017.

“Kalau kambing saja bisa menang lawan saya, lebih baik jangan ngomong pilkada. Gua urus kerja saja,” kata Ahok sambil tersenyum.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

instagram takipci hilesi instagram takipci bayiliği ataşehir escort